SEKILAS INFO
  • 4 minggu yang lalu / Donasi Yatim dan Dhuafa dapat disalurkan melalui Bank BSI 723-2201-988 a.n. UPZ Masjid Jami’ Al Ittihad, konfirmasi Bp. Muntadir (0813 1491 8990).
  • 4 minggu yang lalu / Rekening Renovasi masjid: BSI 714-999-2612 a.n. Masjid Jami’ Al Ittihad, konfirmasi Bp. Waluyo (0878 1200 2800).
  • 4 minggu yang lalu / Operasional masjid: BSI 728-645-5508 a.n. Masjid Al Ittihad Op, konfirmasi Bp. Yoedhi (0896 8007 8444).
WAKTU :

Qurban Pertama di Masa Rasulullah Muhammad SAW

Terbit 12 Juli 2021 | Oleh : admin | Kategori : Idul Adha
Qurban Pertama di Masa Rasulullah Muhammad SAW

SEPUTARTANGSEL.COM – Idul Adha merupakan salah satu dari hari raya yang dirayakan umat Islam di seluruh dunia dan di sepanjang masa.

Seluruh umat Islam di dunia merayakannya dengan melaksanakan ibadah qurban sebagai salah satu sunnah yang dilaksanakan pada hari itu.

Pemerintah Indonesia sudah menetapkan, Idul Adha tahun ini jatuh pada tanggal 20 Juli 2021.

Baca Juga: Menag Yaqut Cholil Qoumas Keluarkan SE Tata Cara Pelaksanaan Qurban 1442 H untuk Masa Pandemi Covid-19

Bagaimana sebenarnya sejarah Idul Adha dan Qurban? Kapan Rasulullah pertama kali melaksanakannya?https://2e336355cc99bc08d0cc30b6ee0d6d3f.safeframe.googlesyndication.com/safeframe/1-0-38/html/container.html

Seperti diketahui, Idul Adha dan qurban merupakan ibadah yang bermula dari Nabi Ibrahim as.

فَلَمَّا بَلَغَ مَعَهُ السَّعْيَ قَالَ يٰبُنَيَّ اِنِّيْٓ اَرٰى فِى الْمَنَامِ اَنِّيْٓ اَذْبَحُكَ فَانْظُرْ مَاذَا تَرٰىۗ قَالَ يٰٓاَبَتِ افْعَلْ مَا تُؤْمَرُۖ سَتَجِدُنِيْٓ اِنْ شَاۤءَ اللّٰهُ مِنَ الصّٰبِرِيْنَ

Artinya: Maka ketika anak itu sampai (pada umur) sanggup berusaha bersamanya, (Ibrahim) berkata, “Wahai anakku! Sesungguhnya aku bermimpi bahwa aku menyembelihmu. Maka pikirkanlah bagaimana pendapatmu!” Dia (Ismail) menjawab, “Wahai ayahku! Lakukanlah apa yang diperintahkan (Allah) kepadamu; insya Allah engkau akan mendapatiku termasuk orang yang sabar.” (Al-Qur’an Surat As Shaffat: 102)

Saat Nabi Ibrahim akan menyembelih Ismail, Allah menggantinya dengan seekor sembelihan. Dalam beberapa riwayat, disebutkan sembelihan tersebut adalah kambing.

Baca Juga: Idul Adha Sudah Dekat, Ini Keutamaan Menyembelih Kurban

Perintah melaksanakan penyembelihan qurban diterima dan mulai dilaksanakan pada tahun ke-2 Hijriah atau tepatnya 624 Masehi. Tahun yang sama di mana umat Islam juga mendapat perintah untuk berpuasa di bulan Ramadhan.

Tahun tersebut, karena pemerintahan Islam di Madinah baru memasuki tahun ke-2, banyak tantangan yang diterima Rasulullah dan umatnya.

Di bulan Ramadhan terjadi Perang Badar. Kemudian di bulan Syawal ada konflik dengan kaum Yahudi.

Jadi, menurut ath-Thabari dalam Tarikh al-Umam wa ar-Rusul wa al-Muluk momentum Idul Adha dijadikan sebagai saat umat Islam bersuka cita dan bersyukur, meski kondisi masih sulit. Hal ini juga menunjukkan kekuatan Islam.

Baca Juga: 4 Kriteria Hewan Kurban Agar Sah Menurut Ajaran Islam

Dalam kitab hadits Shahih Imam Bukhari dijelaskan, Rasulullah melaksanakan sholat Idul Adha terlebih dahulu sebelum melaksanakan qurban.

Rasulullah shalat berjamaah di tanah lapang milik sahabat bernama Hakim bin al-Ada.

Rasulullah berangkat shalat melalui rumah-rumah kayu dan pulang melewati jalan yang berbeda, di mana ada rumah Amr bin Yasir. Hal tersebut dilakukan Nabi Muhammad Saw untuk memperluas syiar Islam.

Ahli Hadits Ibnu Majah meriwayatkan, setelah sholat Idul Adha, Rasulullah menyembelih hewan qurban yang pertama. Beliau menyembelih dua ekor domba jantan berwarna putih hitam dan bertanduk. 

SebelumnyaMengenal Arti Alhamdulillah dan Keutamaannya bagi Umat Muslim SesudahnyaNiat Puasa Tasua 9 - Asyura 10 Muharram

Berita Lainnya

0 Komentar